Pagi Guy's Berjumpa ria lagi sama Mimin yang suka usil ini ,,BTW "Baso Tuh Wenak brooo" sekedar berbagi sekaligus ngisi halaman ini biar cepet penuh hehe mimin akan share lagi mengenai kelanjutan pembahasan yang kemarin-kemarin sempet terpotong "mungkin karena ketunduhan kali ya ?" Dan kalo tidak salah tentang Sejarah/awal mula partai politik di indonesia dan mudah-mudahan dengan artikel yang mimin share untuk sist dan juga agan-agan ada manfaatnya amin...!!
tanpa harus panjang lebar lagi mungkin mimin kangsung ke TKP saja...!!
Sitem dan klarifikasi partai politik
Sistem satu partai /
Sistem partai tunggal
Dalam system ini terdapat dua variasi :
Pertama, di Negara
tersebut hanya terdapat satu partai yang boleh hidup dan berkembang.
Kedua ,
partai tunggal mendominasi kehidupan kepartaian, tidak ada suasana bersaing
karena partai lainnya harus menerima kepemimpinan dari partai tersebut.
Beberapa Negara baru, terutama di Negara Afrika, juga
mengambil system partai tunggal. Pilihan mereka didasarkan pertimbangan perlu
adanya Integrasi Nasional yang kuat. Pada umumnya Negara – Negara baru
mengalami ancaman perpecahan karena masalah golongan, suku, ras dan agama yang
sangat berbeda dan saling bersaing. Diharapkan masalah perpecahan dan perbedaan
dapat diatasi bila ada partai politik yang kuat serta dominant, karena di
kuatirkan dengan tidak adanya partai yang kuat maka mudah terjadi perpecahan
yang dapat mengancam kelangsungan hidup berbangsa. Dilain pihak, dengan system
satu partai yang kuat dapat mematikan aspirasi dari kelompok-kelompok kecilyang
terjelma dalam partai-partai kecil. Dengan kata lain aspirasi mereka
dikuatirkan akan tenggelam karena dominasi partai besar tersebut.
Giovanni Sartori, seorang pakar studi partai politik
menegaskan bahwa tipe partai tunggal tidak bias di masukkan dalam kategori
system kepartaian, karena suatu system pada dasarnya membutuhkan lebih dari
satu unit untuk dapat bekerja sebagai system.
Sistem dua partai
Pengertian dua partai merujuk pada 3 kemungkinan :
memang hanya dua partai besar yang mendominasi sementara partai-partai
lain terlalu kecil untuk memiliki signifikansi politik
Adanya dua partai dimana salah satu berperan sebagai partai
berkuasa sedangkan yang lain menjadi oposisi secara bergantian.
Adanya satu partai dominant yang biasanya memerintah sendiri
dengan sebuah partai lain yang selalu menjadi kekuatan oposan.
Negara-negara yang terkenal dengan system dua partai ialah
Inggris (dengan partai konservafatif dan partai buruh) dan Amerika Serikat
(dengan partai Republik dan Partai Demokrat). Sistem dua partai di Inggris di
anggap paling ideal. Sistem dua partai dapat berjalan di Inggris karena
didukung oleh beberapa factor di antaranya masyarakat yang homogen, tradisi
politik yang sudah berakar sebagai dasar budaya politik Inggris serta
pengawasan terhadap aturan permainan politik sebagai consensus masyarakat yang
harus di taati oleh segenap lapisan masyarakat.
Sistem dua partai biasanya dilaksanakan dengan pemilihan
yang berdasarkan atas system simple majority di mana setiap daerah pemilihan hanya
diwakili oleh satu wakil.
Kekuatan Sistem dua partai adalah memudahkan terbentuknya
integrasi nasional, karena partai yang kecil lebih cenderung bergabung dengan
salah satu partai yang dominan jika partai yang besar itu merasa perlu
mendapatkan dukungan tambahan, atau bergabung dengan partai kecil lain
(misalnya Partai Liberal dan Partai Sosial Demokrat di Inggris yang membentuk
koalisi yang disebut ALLIENCE). Keuntungan lain adalah adanya pengawasan
(control) yang terus menerus dari partai oposisi.
Kelemahan dari system ini adalah memudahkan timbulnya
polarisasi antara partai yang berkuasa dan partai yang beroposisi. Bahaya ini
terutama bias muncul di Negara-negara yang kadar consensus nasionalnya masih
rendah, seperti di banyak Negara dunia ketiga.
Sistem multi partai
Pengertian sistem banyak partai menunjuk adanya lebih dari
dua partai. Negara-negara seperti Belanda, Belgia dan Norwegia menjalankan sistem
multi partai sejak lama.
Dalam pelaksanaanya, perlu dibentuk pemerintahan koalisi
dari beberapa partai karena tidak ada partai yang cukup kuat untuk membentuk suatu
pemerintahan yang mandiri.
Adakalanya usaha membentuk pemerintah koalisi mengalami
kegagalan karena partai-partai yang berupaya membentuk pemerintah koalisi tidak
mencapai persetujuan.
Sistem banyak partai ini sering ditemukan dalam Negara-negara
yang memakai system pemilihan berdasarkan perwakilan berimbang (proportional
representation). Sistem ini memberi kesempatan kepada partai kecil untuk
memenangakan beberapa kursi.
Partai kecil dapat menarik keuntungan jika dapat membentuk
pemerintahan koalisi. Secara proporsional mereka dapat ikut menentukan
terbentuknya pemerintah yang akan membuat kebijakan umum.
Kelemahan sistem banyak partai yang paling utama adalah
bahwa banyaknya partai yang merupakan wakil kelompok dan golongan menyulitkan terbentuknya
konsensus nasional.
Dari pembahasan system kepartaian di atas dapat kita tarik
beberapa kesimpulan :
Masing-masing system punya kelemahan dan kekuatan.
Masing-masing system menuntut terpenuhinya beberapa
prasyarat agar system tersebut dapat berjalan dengan baik di suatu Negara.
Setiap Negara mempunyai latar belakang sejarah dan tradisi
politik yang sangat berpengaruh dalam pemilihan system kepartaian Negara.
Banyak Negara baru, termasuk Indonesia, pernah mengalami
masa kepartaian dengan berbagai bentuk dan variasinya.
Dengan kata lain system
kepartaian selalu berkembang sesuai kebutuhan dan tuntutan masyarakat. dan dapat
dikatakan bahwa pembangunan politik biasanya diikuti oleh perkembangan dari Sistym kepartaianya . .
" Ok mba +mas bro sekian dulu pembahsan kali ini , mudah-mudahan dengan info tersebut mba maupun mas broo bisa memahami bagaimana sistem didalam kepartaiya disuatu pemerintahan., walaupun mimin sendiri gak ngerti mengenai hal tersebut,, yang pasti mimin hanya ingin berbagi informasi dari pengetahuan yang mungkin mas+mba bro butuhkan untuk dijadikan sebagai Referensi studynya..
dan mimin gak memungut biaya dari mas+mba bro ,alias Gratiss wekawekaweka...!!"

0 komentar:
Silahkan komentar sesuai TEMA
Orang yang bijak adalah orang yang selalu menjaga kepribadiaan dirinya tanpa harus mengeluarkan kata-kata,sikap serta prilaku yang menimbulkan singgungan yang buruk terhadap orang lain !